Sampai hari ini aku masih merindukanmu. Entah siapa mereka dan
dengan maksud apa mereka datang di hidupku, kamu selalu datang dalam fikiranku
yang kosong dan bingung. Aku merindukanmu seperti malam yang merindukan
bintang-bintang untuk ada menemaninya saat mendung dan hujan datang.
Aku merindukanmu seperti matahari yang enggan bersinar karna
banyaknya awan yang menutupi dirinya di saat mendung datang. Aku merindukanmu
seperti balon yang terlepas dari genggaman anak kecil, lalu dia terbang jauh ke
langit, ntah kemana. Aku merindukanmu seperti anak kecil yang merengek minta
dibelikan mainan kepada orang tuanya, dan aku akan terus menuntut untuk
dibelikan mainan sampai orang tuaku memberi ku mainan.
Kamu adalah bintang aku, yang biasanya selalu bersinar menemani
dan menerangi malamku. Tanpamu, aku tak secerah matahari pagi.
Kamu adalah anak kecil yang dulu selalu menggenggamku, dan aku
adalah balon yang selalu kau genggam. Aku selalu nemenin kamu, saat kamu seneng
karna kamu bisa punya aku. Tapi kenapa kini kau lepaskan aku?? Saat kau
melepaskan semuanya, aku selalu terbang gak jelas, linglung, tanpa tau harus
kemana dan ngapain.
Kamu adalah mainanku, tak kan berhenti aku merengek pada Tuhan
agar kamu bisa jadi milikku sampai Dia mengizinkan aku untuk memilikimu.
Kamu begitu indah, dan akan selalu tetap indah. J
Bagiku, kamu adalah bumi ku. Bumi tempat aku bisa bercanda,
tertawa, menangis, bernafas, menggapai cita-cita, melukis mimpi, berharap, dan yang pasti di bumi adalah tempat dimana
aku bisa hidup. Kebayang banget kalo gak ada bumi, pasti juga gak bakal ada
yang namanya manusia.
Oh iya, bagiku kamu juga sebuah huruf yang harus aku rangkai
menjadi sebuah kata…kemudian aku rangkai lagi menjadi sebuah kalimat…biar lebih
jelas aku jadiin kamu sebuah paragraf yang akhirnya akan aku rangkai kamu menjadi
berjuta-juta kalimat dalam sebuah cerita dihidupku J
I love you J
And I miss you really so much
MM